Pemerintah Desa Sidoharjo Kecamatan Gedeg terus Mengembangkan Keanekaragaman Budaya Indonesia Melalui Sangggar Tari Rahardjo Mardiko

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya yang luar biasa. Dengan lebih dari 17.000 pulau, 1.300 suku bangsa, dan lebih dari 700 bahasa daerah, Indonesia memiliki warisan budaya yang unik dan beragam. Budaya ini tercermin dalam adat istiadat, seni, bahasa, kuliner, hingga kepercayaan masyarakat yang tersebar di seluruh Nusantara. Budaya Indonesia adalah aset yang tak ternilai dan harus terus dijaga agar tidak punah. Dengan mengenali dan melestarikan budaya sendiri, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur tetapi juga memperkuat identitas bangsa di mata dunia. Mari kita bangga dengan budaya Indonesia dan terus melestarikannya.

Desa Sidoharjo merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto meski dengan kemajuan teknologi yang sangat maju sekarang ini akan tetapi  Desa Sidoharjo tetap terus mengembangkan salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia yaitu Seni tari melalui Sanggar Tari Rahardjo Mardiko.

Penanaman kecintaan di dunia seni tradisional dibilang cukup berhasil terbukti banyak anak-anak yang ikut serta dalam Latihan di sanggar tari Rahardjo Madiko Desa Sidoharjo. Dalam acara Ujian kenaikan Tingkat (2/8) terlihat puluhan anak dari usia sekolah Tingkat paud sampai dengan tinggkat Sekolah menengah umum sangat antusias menunjukan penampilan yang terbaik dari bakat yang dimiliki.

Acara yang dihadiri oleh Pemerintah Desa Sidoharjo, Ketua BPD, Ketua sanggar Tari Rahardjo Mardiko, dan puluhan para wali murid sanggar dan dibuka langsung oleh Kapala Desa Sidoharjo. Dalam sambutannya pak Purnomo menyampaikan terimakasih atas antusias dan dukungan dari para walimurid dalam mengembangkan bakat yang dimiliki anaknya, karena tanpa adanya dukungan dari bapak ibu walimurid bakat anak tidak akan tersalurkan. Selain pelestarian, kita juga perlu mengembangkan seni tradisional desa kita agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. menciptakan karya-karya inovatif yang menarik generasi muda. Selain itu, kita dapat mengemas dan mempromosikan seni tradisional kita secara kreatif, memperkenalkannya kepada khalayak yang lebih luas.

Generasi muda merupakan kunci masa depan seni tradisional yang dimiliki Negara Indonesia. Mereka harus bersemangat untuk mempelajari dan mempraktikkan seni ini, meneruskan keterampilan dan pengetahuan dari leluhur mereka. Dengan memupuk kecintaan pada seni tradisional sejak dini, kita dapat menumbuhkan generasi penerus yang menghargai dan melestarikan warisan budaya. Di jaman modern sekarang ini Teknologi dapat menjadi alat yang ampuh untuk mempromosikan dan melestarikan seni tradisional. Media sosial, platform online, dan aplikasi dapat digunakan untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan mendidik masyarakat tentang pentingnya seni ini. Dokumentasi digital juga dapat memastikan bahwa karya seni tradisional dilestarikan untuk generasi mendatang.

Vmz.

 I